Nasionalisme Indonesia

Pada zaman ini, banyak masyarakat indonesia yang mulai meninggalkan Negara Indonesia dan pergi ke negara yang lebih maju. Oleh karena itu, bangsa Indonesia tidak berkembang secepat negara lain. Selain itu, banyak orang yang tidak menghargai dan mencintai Negara Indonesia. Oleh sebab itu, maka sikap cinta tanah air atau nasionalisme harus dikembangkan.

  1. Pengertian Nasionalisme

Apa itu nasionalisme? Nasionalisme memiliki arti yang sama dengan patriotisme. Nasinalisme adalah semangat cinta tanah air atau sikap seseorang yang bersedia mengorbankan segala-galanya untuk mempertahankan bangsanya. Ada 2 jenis nasionalisme, yaitu nasionalisme sempit atau chauvinisme dan nasionalisme luas. Nasionalisme sempit bersifat negatif karena membuat kita menganggap bangsa lain lebih rendah. Nasionalisme luas bersifat positif. Nasionalisme luas berarti memuliakan dan memajukan bangsa sendiri, namun tetap menghormati bangsa lain. nasionalisme inilah yang harus dikembangkan.

2. Manfaat Nasionalisme

Nasionalisme luas memiliki beberapa manfaat. Salah satunya adalah membuat kita mengembangkan sikap propatria dan primus patrialis. Sikap propatria dan primus patrialis berarti mendahlukuan kepentingan tanah air, sehingga membuat kita lebih tidak egois. Manfaat yang kedua adalah membuat kita lebih menghargai dan mencintai bangsa kita. Manfaat yang lain adalah mengembangkan solidaritas dan kesetiakawanan dari semua lapisan masyarakat terhadap perjuangan kemerdekaan. Manfaat yang lain lagi adalah mengembangkan toleransi dan tenggang rasa antar agama, antar suku, golongan, dan bangsa. Dengan begitu kita dapat menjadi pribadi yang lebih baik.

3. Contoh Penerapan Nasionalisme

Nasionalisme dapat dengan mudah diterapkan dalam kehidupan kita sehari-hari. Sekarang saya akan memberikan ilustrasi tentang kegunaan dan pentingnya nasionalisme dalam kehidupan kita sehari-hari.

Arlene adalah seorang perempuan yang menerapkan nasionalisme dalam kehidupannya sehari-hari.  Ia mementingkan kepentingan banyak orang diatas kepentingan dirinya sendiri. Selain itu, ia juga memiliki sikap toleransi yang tinggi. Ia dapat dengan mudah memaafkan dan mengampuni orang yang bersalah kepadanya. Ia juga menghargai dan mencintai tanah air. Ia menggunakan produk dalam negeri.  Selain itu ia juga disiplin pada saat upacara. Sedangkan Koebi adalah anak yang nakal. Ia tidak pernah hikmat pada saat upacara sehingga ia sering dimarahi. Ia juga sulit untuk memaafkan orang lain dan suka menyalahkan orang lain jika ia bersalah. Ia juga merupakan anak yang egois. Ia mementingkan dirinya sendiri  sehingga ia tidak pernah membantu orang lain. Oleh karena itu, ia tidak memiliki banyak teman, tidak seperti Arlene.

4. Masalah Dalam Penerapan Sikap Nasionalisme

Masalah yang sering ditemukan dalam masyarakat adalah dalam penerapan dan pelaksanaan nasionalisme. Orang-orang banyak yang meninggalkan bangsa Indonesia. Selain itu, banyak orang yang lebih suka menggunakan produk luar negeri, padahal kualitas produk dalam negeri dengan kualitas produk luar negeri. Orang-orang juga suka tidak menghargai berbagai keindahan alam yang menjadi tempat wisata di Indonesia. Mereka lebih bangga dengan pengalaman berkunjung ke luar negeri dibandingkan dengan pengalaman berkunjung ke dalam negeri.

5. Penyebab Permasalahan Pada Penerapan Sikap Nasionalisme

Alasan banyak orang meninggalkan Indonesia adalah teknologi Indonesia yang masih tertinggal. Selain itu fasilitas di Indonesia kurang memadai. Alasan orang-orang banyak menggunakan produk luar negeri adalah untuk pamer. Selain itu, orang-orang juga merasa lebih bangga apabila mereka menggunakan produk luar negeri karena lebih mahal. Orang-orang juga lebih bangga apabila mereka bepergian ke luar negeri dibandingkan berpergian ke pulau lain dalam negeri dikarenakan pulau-pulau di dalam negeri lebih mudah dijangkau sehingga biaya untuk bepergian tidak terlalu mahal sehingga mereka tidak dapat terlalu memamerkan liburan mereka.

6. Solusi Permasalahan Pada Penerapan Sikap Nasionalisme

Salah satu solusi adalah untuk menyadarkan masyarakat agar tidak meninggalkan Indonesia hanya karena fasilitas hidup yang kurang memadai dan teknologi yang kuno, melainkan, seharusnya masyarakat tetap tinggal di Indonesia agar bangsa Indonesia dapat berkembang dengan pesat. Selain itu, masyarakat Indonesia juga seharusnya bangga apadila menggunakan prodok dalam negeri. Lagipula kualitas produk dalam negeri tidak kalah dengan kualitas produk luar negeri. Masyarakat Indonesia juga seharusnya merasa bangga dan senang apabila bepergian menjelajahi nusantara, karena di nusantara terdapat banyak sekali keindahan alam yang tidak terdapat di luar negeri. Oleh karena itu,bangsa Indonesia seharusnya merasa bangga akan keindahan alam yang dimilikinya.